Feb 8, 2008
Australia ‘Akan Larang’ Tas Plastik
Ehmm keren... buatan anak Jgj, aksi peduli Kresek
Aneka tas dari kaen blacu....
patut di contoh....., ayo buat begini juga.. selain murah, anti kresek, kuerenn lagi

Bahan : Kain BlacuDesain : Tulisan Tangan “aku digunakan untuk gantiin tas kresek”Dimensi : 36cm x 26cm, tanpa ketebalanTali : Bahan Blacu, 68 cm x 2Tujuan : Buku, Kertas gambar, dan barang lainyang medium size.
Bahan : Kain BlacuDesain : Grafik vektor - Indera KencanaDimensi : 17cm x 25cm x6 cmTali : Bahan List, 34 cm x 2Tujuan : Nyewa CD, Beli Makanan&Minuman(masukin kotak makan dulu, makanan yang dibungkusdengan plastik tidak dianjurkanxp~), dsb

Bahan : Kain BlacuDesain : Tulisan Tangan, “aku digunakan untuk gantiin tas kresek”Dimensi : 20cm x 24cm, tanpa ketebalanTali : Bahan List, 32 cm x 2Tujuan : Nyewa CD, Beli Makanan&Minuman(masukin kotak makan dulu, makanan yang dibungkusdengan plastik tidak dianjurkanxp~), dsb


Australia ‘Akan Larang’ Tas Plastik
Tas plastik menimbulkan masalah lingkungan di banyak negara. Menteri lingkungan Australia Peter Garrett, mengatakan pemerintahnya berniat melarang toko-toko menyediakan tas plastik gratis, pada akhir tahun ini. Pemerintah partai Buruh yang baru terpilih sedang melakukan konsultasi mengenai kemungkinan memberlakukan pajak terhadap atas tas plastik atau melarangnya sama sekali. Garrett mengatakan, dia akan bertemu dengan para pemimpin tingkat negara bagian untuk membahas rencana ini bulan April, dengan harapan menerapkan ketentuan baru paling lambat akhir tahun 2008. “Ada sekitar empat miliar tas plastik terapung-apung, memenuhi tempat penampungan sampah, dan akhirnya mempengaruhi hidupan liar kita, dan muncul di pantai kita, selagi kita berlibur,” katanya. Sebelumnya pekan ini, Cina mengumumkan larangan terhadap penyediaan tas plastik gratis yang akan mulai berlaku bulan Juni. Hari Rabu, pemerintah kota New York, Amerika Serikat meloloskan RUU yang mengharuskan toko besar menyediakan kotak daur ulang untuk tas plastik. Beberapa kota lain di Amerika, termasuk San Francisco, telah melarang tas plastik dari toserba. Sementara itu, di Irlandia, menurut UU yang diloloskan pada tahun 2002, pembelanja dikutip untuk setiap tas plastik yang mereka gunakan.
credits
BBCIndonesia.com
Cina Larang Tas Plastik Gratis
Pemerintah Cina mengatakan mereka melarang toko-toko memberikan tas plastik secara cuma-cuma. Larangan tersebut akan mulai berlaku Juni tahun ini. Cina juga memerintahkan penghentian produksi tas plastik tipis, yang banyak diekspor ke berbagai negara. Pembuatan tas plastik ultra-tipis juga dilrang, kata pernyataan yang dikeluarkan Dewan Negara (kabinet Cina). Sebagai gantinya, warga akan didorong agar menggunakan keranjang atau tas kain yang bisa dipakai berulang kali untuk barang belanjaan mereka, tambah Dewan tadi. Kebijakan baru ini diumumkan menyusul kekhawatiran atas pencemaran dan penurunan kualitas lingkungan di Cina.
Bisa didendaSetiap hari warga di Cina menggunakan lebih dari 2 miliar tas plastik.Untuk memproduksi tas plastik sebanyak itu diperlukan hampir 40 juta barel minyak. Prakarsa ini membuat Cina mengikuti jejak Perancis, Irlandia, dan Afrika Selatan, yang mencoba mengatasi berbagai masalah yang disebabkan oleh sampah dari tas plastik, seperti saluran air yang tersumbat dan kematian satwa-satwa liar. Toko yang melanggar ketentuan baru ini bisa didenda atau barang dagangan mereka disita, kata pernyataan Dewan Negara. Dewan Negara juga menyerukan upaya daur ulang yang lebih dari para pengumpul limbah, dan menganjurkan otorita keuangan agar mempertimbangkan pajak yang lebih tinggi atas produksi dan penjulan tas plastik. Dalam beberapa tahun terakhir, perkembangan pesat Cina memicu kekhawatiran soal polusi dan penggunaan sumber dayanya. Namun, para wartawan mengatakan, semakin kuat kesadaran bahwa lebih banyak hal yang perlu dilakukan untuk melindungi lingkungan.



Notes: I ws wondering.....Indonesia?.........,when

Labels:

 
posted by Nurul....:) at 23:44 | Permalink |


3 komenta':


  • At February 10, 2008 at 8:04 PM, Anonymous zulkarnain

    saya setuju anti kresek, tapi apakah didukung oleh pihaak industrinya?

     
  • At February 10, 2008 at 10:09 PM, Anonymous Anonymous

    bener.....
    karena emang harus di telusuri dari yang memproduksi sampe yang memake....dia yang lebih pertanggung jawab...masyarakat cuman memake aja.. tapi memang di dukung ma stake holder yang terkait... perlu penyadaran.. dari sekarang,,, paling g saya dah menyuarakan... anti kresek yooo
    ]


    Nurul

     
  • At February 10, 2008 at 10:09 PM, Anonymous Anonymous

    bener.....
    karena emang harus di telusuri dari yang memproduksi sampe yang memake....dia yang lebih pertanggung jawab...masyarakat cuman memake aja.. tapi memang di dukung ma stake holder yang terkait... perlu penyadaran.. dari sekarang,,, paling g saya dah menyuarakan... anti kresek yooo
    ]


    Nurul